“Yell-Yell Semangat Menggema di Pabrik Karet  Way Berulu, Apel Pagi Jadi Kunci Disiplin dan Produktivitas”

Way Berulu – Senin 25 Mei 2025 Suasana penuh semangat terlihat Pekerja di depan Stasiun Sortasi Pabrik RSS PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu saat jajaran karyawan mengikuti apel dan doa pagi yang berlangsung tertib dan penuh motivasi.

Kegiatan tersebut dipimpin secara bergantian oleh Into Indrady, Supriyadi, dan M. Iqbal sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja disiplin, solid, dan produktif di lingkungan perusahaan.

Dalam arahannya, para pemimpin apel menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momen strategis untuk menyatukan visi kerja, memperkuat koordinasi, serta membangun mental positif sebelum memulai aktivitas operasional pabrik.

Menurut kajian teknis pengelolaan sumber daya manusia industri, apel pagi yang dilaksanakan secara konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan waktu, mempercepat koordinasi antarbagian, serta menciptakan komunikasi kerja yang lebih efektif. Selain itu, doa bersama dan penyampaian motivasi terbukti mampu menjaga stabilitas psikologis pekerja sehingga berdampak langsung terhadap kualitas dan kelancaran proses produksi RSS dan SIR.

Into Indrady dalam motivasinya menyampaikan bahwa semangat kerja harus terus dipelihara melalui kebersamaan dan rasa tanggung jawab terhadap perusahaan. Ia menekankan bahwa keberhasilan produksi tidak hanya ditentukan oleh mesin dan teknologi, tetapi juga oleh kekompakan serta disiplin seluruh pekerja.

Menurut Into Indrady, sistem kerja di TNP mengutamakan kekuatan tim sehingga kehadiran setiap pekerja sangat menentukan kelancaran operasional. “Di TNP ini kerja tim. Bila satu orang tidak masuk tentu mempengaruhi kinerja tim, apalagi bila lima sampai sepuluh orang tidak hadir secara bersamaan. Hal ini dapat menghambat ritme kerja dan kelancaran proses produksi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan komunikasi pekerja kepada mandor apabila hendak izin ataupun cuti. Secara teknis, pemberitahuan dua hingga tiga hari sebelumnya sangat diperlukan agar mandor dapat mempersiapkan tenaga pengganti sehingga tidak terjadi kekosongan personel di lapangan.

“Dengan adanya pemberitahuan lebih awal, mandor dapat melakukan pengaturan tenaga kerja secara efektif sehingga produktivitas dan mutu produksi tetap terjaga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa kedisiplinan kehadiran dan kepatuhan terhadap jadwal kerja merupakan bagian dari aturan perusahaan yang wajib dijalankan seluruh pekerja. Setiap izin, cuti, maupun ketidak hadiran harus mengikuti prosedur administrasi perusahaan dan dilaporkan kepada atasan langsung sesuai ketentuan operasional yang berlaku.

Secara teknis, penerapan aturan perusahaan ini bertujuan menjaga stabilitas tenaga kerja, memastikan pembagian tugas tetap berjalan seimbang, serta menghindari terganggunya proses pengolahan RSS dan SIR di pabrik. Manajemen menilai bahwa kepatuhan terhadap aturan kerja akan berdampak positif terhadap keselamatan kerja, kualitas produksi, dan pencapaian target perusahaan.

Sementara itu, Supriyadi menegaskan pentingnya menjaga komitmen dan kehadiran pekerja setiap hari. Menurutnya, kedisiplinan merupakan pondasi utama agar target produksi dan mutu RSS maupun SIR tetap terjaga secara maksimal.

Hal senada juga disampaikan M. Iqbal yang mengajak seluruh karyawan untuk membangun budaya kerja positif melalui komunikasi yang harmonis, semangat saling mendukung, dan kesiapan menghadapi tantangan operasional pabrik.

Kegiatan apel pagi tersebut juga diisi dengan sesi interaktif dan yell-yell penyemangat yang membuat suasana semakin hidup. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun energi positif dan mempererat solidaritas antarpekerja di lingkungan Pabrik RSS dan SIR Way Berulu.

Dengan budaya disiplin yang terus dibangun, PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu optimistis dapat menjaga kualitas mutu produksi sekaligus meningkatkan produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.(*)

Berita Terbaru