Way Berulu, Jumat 12 Juni 2026 — Semangat kepedulian dan berbagi kembali diwujudkan oleh Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu melalui kegiatan sosial Jum’at Berkah yang berlangsung di Masjid Nurul Karim.
Usai melaksanakan ibadah sholat Jum’at, Ketua IKBI Kebun Way Berulu Ny. Prisi Yuraidil Syafitra bersama ibu-ibu Karpim yaitu Ny. Niputusinta I. Made Aditya Ardana, Ny. Erna T. Wardani Otto, serta Tim IKBI membagikan nasi kotak kepada jamaah masjid.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial IKBI dalam menghadirkan kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta berbagi kebahagiaan bersama masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Karim.

Ketua IKBI Kebun Way Berulu Ny. Prisi Yuraidil Syafitra menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Berkah merupakan bagian dari upaya menanamkan kepedulian dan semangat berbagi.
“Berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak, tetapi dengan keikhlasan dan niat yang baik, hal kecil dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Al mukarom Abdulrahman, salah satu jamaah penerima nasi kotak, menyampaikan bahwa sedekah memiliki nilai yang besar dalam ajaran Islam. Ia mengingatkan hadist Rasulullah .
“Sedekah tidak akan mengurangi harta. Tidaklah seorang hamba memberi maaf melainkan Allah akan menambah kemuliaannya, dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.”
(HR. Muslim)
Menurut Ustadz Abdullah, kegiatan berbagi seperti Jum’at Berkah menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian sosial dapat memperkuat persaudaraan dan menghadirkan keberkahan di lingkungan sekitar.

Salah satu jamaah Masjid Nurul Karim, Muhajirin, juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada IKBI PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu yang telah berbagi nasi kotak kepada jamaah. Semoga kebaikan ini menjadi amal dan membawa keberkahan bagi keluarga besar IKBI,” ungkapnya.
Kegiatan Jum’at Berkah ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan, organisasi pendamping, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang penuh kepedulian, harmonis, dan saling menguatkan.(indra)



