WAY BERULU — Semangat kebersamaan dan nilai-nilai positif kembali digaungkan dalam kegiatan apel pagi PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu, Selasa (23/06/2026). Kegiatan rutin tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian arahan pekerjaan, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter, penguatan mental, serta refleksi bagi seluruh karyawan dalam menjalankan amanah pekerjaan.
Dalam inspirasi pagi yang disampaikan Into Indrady, seluruh karyawan diajak menjadikan prinsip hidup yang baik sebagai energi dalam bekerja setiap hari. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan dalam pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap, rasa syukur, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja.

“Jadikan rasa syukur sebagai bahan bakar semangat. Terkadang kita mencari kebahagiaan dari sesuatu yang besar, padahal banyak nikmat yang hadir dari hal-hal sederhana yang kita miliki hari ini. Dengan bersyukur, hati menjadi lebih tenang dan pikiran lebih positif dalam menghadapi pekerjaan,” ujar Into Indrady.
Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ibrahim ayat 7:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
Menurutnya, rasa syukur bukan hanya diucapkan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga fasilitas perusahaan, disiplin menjalankan tugas, serta memberikan kontribusi terbaik.
Selain itu, Into Indrady mengingatkan agar karyawan tidak terjebak membandingkan perjalanan hidup dan karier dengan orang lain. Setiap manusia memiliki jalan, tantangan, dan proses masing-masing.
“Jangan ukur keberhasilan kita dengan pencapaian orang lain. Yang penting adalah bagaimana hari ini kita menjadi lebih baik dari hari kemarin. Perusahaan membutuhkan pekerja yang terus berkembang, mau belajar, dan mampu beradaptasi dengan perubahan,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap permasalahan yang muncul dalam pekerjaan hendaknya dijadikan sebagai pembelajaran. Tantangan bukan alasan untuk menyerah, tetapi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat karakter.
“Masalah adalah bagian dari perjalanan. Orang yang kuat bukan orang yang tidak pernah menghadapi kesulitan, tetapi orang yang mampu mengambil hikmah dan bangkit menjadi lebih baik,” tambahnya.
Hal tersebut sejalan dengan hadist Rasulullah SAW riwayat Muslim:
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya. Jika mendapat kesenangan ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika mendapat kesulitan ia bersabar, maka itu baik baginya.”
Dalam pandangan tokoh dunia, Thomas Edison juga mengajarkan pentingnya ketekunan dalam menghadapi kegagalan. Banyak percobaan yang tidak berhasil bukan menjadi alasan berhenti, tetapi menjadi proses menuju keberhasilan.
Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa dunia kerja membutuhkan pribadi yang memiliki mental kuat, hati yang ikhlas, serta semangat pantang menyerah.
Kegiatan apel pagi ini juga menjadi bagian dari upaya PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan penuh tanggung jawab. Melalui kebiasaan apel, doa, dan penyampaian motivasi, perusahaan terus mendorong karyawan agar bekerja bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai bentuk pengabdian dan amanah.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh insan Kebun Way Berulu diharapkan mampu menjaga kekompakan, meningkatkan produktivitas, serta terus memberikan karya terbaik untuk kemajuan perusahaan.
“Syukur menjadikan hati kuat, sabar menjadikan langkah kokoh, dan kerja ikhlas menjadi jalan menuju keberhasilan.”(indra).



