Edukasi Dispepsia bagi Pekerja PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu: Upaya Preventif Tingkatkan Produktivitas dan Kesehatan Kerja

Lampung, 28 Maret 2026 – PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat melalui penyelenggaraan penyuluhan kesehatan bertema dispepsia (gangguan pencernaan) pada Sabtu (28/03/2026) pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Teknik.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Teknik, Bapak Into Indrady, ST., MM. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kesehatan pekerja merupakan aset utama perusahaan. Gangguan kesehatan yang tampak ringan, seperti dispepsia, apabila tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja serta kualitas hidup pekerja.


Penyuluhan ini menghadirkan dokter muda (koas) sebagai narasumber, yaitu Anselmus Libreya Sinulingga, Rofi Yoga Ardandi, Gusnanto Luthfi Perdana, Azmi Adha Nurhaniefah, dan Ellysa Angguman Putri. Para pemateri menyampaikan edukasi secara sistematis dan aplikatif mengenai gangguan dispepsia, yang merupakan salah satu keluhan kesehatan paling umum di lingkungan kerja.


Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa dispepsia ditandai dengan keluhan seperti nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati, perut kembung, mual, serta cepat kenyang. Kondisi ini umumnya dipicu oleh pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan yang tidak sehat, kebiasaan merokok, serta faktor stres kerja.


Lebih lanjut, para dokter koas menekankan pentingnya langkah-langkah preventif yang sederhana namun efektif, seperti menjaga keteraturan pola makan, menghindari makanan pemicu, mengelola stres, serta menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten. Selain itu, pekerja juga diimbau untuk tidak mengabaikan gejala yang berulang dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila keluhan berlanjut.


Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kondisi kesehatan yang dialami sehari-hari.
Melalui penyuluhan ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya kesehatan pencernaan sebagai bagian integral dari keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, diharapkan seluruh pekerja mampu menjalankan tugas secara optimal, sehingga mendukung tercapainya kinerja perusahaan yang berkelanjutan dan berkualitas.(*)

Berita Terbaru