WAY BERULU — Kolaborasi antara sektor industri dan dunia pendidikan kembali mendapat ruang bermakna melalui kegiatan syukuran dan pelepasan tiga mahasiswi Universitas Malahayati yang telah menyelesaikan masa magang di PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu. Acara yang berlangsung pada Sabtu (29/11/2025) pukul 11.00 WIB di depan gudang pallet itu dihadiri para pekerja teknik, jajaran pembimbing lapangan, serta Asisten Teknik, Into Indrady.
Tiga mahasiswi yang dilepas—Syafira Syafatul Hikmah, Yulia, dan Nasha Lingga Frestya—telah menjalani rangkaian magang intensif yang berfokus pada aktivitas teknis dan operasional perkebunan. Mereka turut terlibat dalam pemahaman alur produksi, pendampingan teknis perawatan peralatan, implementasi K3, pengendalian mutu, serta observasi manajemen lapangan. Selama masa magang, ketiganya dinilai menunjukkan kedisiplinan dan kemampuan beradaptasi yang baik terhadap ritme kerja perkebunan.
Dalam sesi sambutan, Asisten Teknik, Into Indrady, menegaskan bahwa perusahaan sangat menghargai kontribusi dan sikap belajar para mahasiswi.
“Kami menilai bahwa ketiga mahasiswi ini mampu mengikuti irama kerja tim teknik dengan baik. Mereka menunjukkan kesungguhan dalam belajar, ketelitian saat melakukan pendampingan teknis, serta komunikasi yang efektif dengan para pekerja. Kami berharap pengalaman ini menjadi modal penting untuk karier mereka di masa mendatang,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama sebagai simbol rasa syukur atas keberhasilan program magang yang berjalan lancar. Suasana kebersamaan tampak terasa, mencerminkan hubungan humanis antara para pekerja teknik dan mahasiswi selama masa pelatihan.

Usai makan bersama, rangkaian acara diteruskan dengan foto bersama, yang merekam momen harmonis antara seluruh peserta kegiatan. Sebagai bentuk penghargaan, pihak kebun menyerahkan pelekat kenang-kenangan kepada masing-masing mahasiswi. Pemberian tersebut menandai ucapan terima kasih atas dedikasi dan komitmen mereka selama menjalani pembelajaran lapangan di Kebun Way Berulu.
Pada kesempatan itu, ketiga mahasiswi menyampaikan kesan dan pesan secara formal.
Syafira Syafatul Hikmah, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan apresiasi mendalam:
“Kami sangat berterima kasih karena telah diterima dengan baik di lingkungan PTPN I Regional 7. Bimbingan dan pengalaman lapangan yang diberikan sangat berarti bagi kami. Kami belajar banyak tentang etika kerja, teknis operasional, serta budaya kedisiplinan di industri perkebunan. Semua ilmu ini menjadi bekal penting untuk masa depan kami sebagai calon tenaga profesional.”
Yulia juga menambahkan bahwa pengalaman magang ini memberikan gambaran nyata mengenai dunia industri:
“Selama magang, kami tidak hanya memahami teori, tetapi terlibat langsung dalam proses kegiatan teknis sehari-hari. Pendampingan dari tim teknik sangat membantu kami memahami standar kerja, cara berpikir sistematis, serta pola penyelesaian masalah di lapangan.”
Sementara itu, Nasha Lingga Frestya menyatakan rasa syukur atas bimbingan yang diterima:
“Kami merasa sangat didukung selama berada di sini. Para pekerja teknik tidak hanya mengajarkan teknis pekerjaan, tetapi juga nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan profesionalisme. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut demi mencetak SDM yang unggul.”
Pihak kebun berharap kerja sama antara PTPN I Regional 7 dan Universitas Malahayati terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan berbasis praktik industri. Program magang diharapkan mampu melahirkan SDM muda yang adaptif, terampil, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan syukuran, foto bersama, dan pemberian kenang-kenangan ini menjadi penutup yang manis sekaligus simbol kuat dari integrasi dunia akademik dan industri dalam mencetak generasi profesional masa depan. (rilis Indra)



