WAY BERULU — Dalam rangka memperkuat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan kerja, PTPN I Regional VII Kebun Way Berulu menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan Penyakit Kulit Akibat Jamur (Kurap), Selasa (20 Januari 2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Teknik PTPN I Regional VII Kebun Way Berulu, Into Indrady, ST., MM, dan dihadiri oleh Maskep TNP PTPN I Regional VII Kebun Way Berulu, Dion Fernanda, bersama karyawan TNP. Penyuluhan dilaksanakan di depan Gudang Material Teknik mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, dengan jumlah peserta sebanyak 35 pekerja.
Penyuluhan ini bertujuan untuk: Pertama Meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai penyebab, gejala, serta cara penularan penyakit kulit akibat jamur kedua Mendorong penerapan PHBS secara konsisten di lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari.
Ketiga Menekan risiko penyebaran penyakit kulit menular guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Materi edukasi disampaikan oleh tim Dokter Muda secara interaktif, meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri, penggunaan alat pelindung diri yang tepat, serta langkah penanganan awal apabila ditemukan gejala penyakit kulit akibat jamur.
Maskep TNP PTPN I Regional VII Kebun Way Berulu, Dion Fernanda, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan bagi pekerja lapangan.
“Melalui penyuluhan ini, pekerja mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Kami berharap pengetahuan ini dapat diterapkan secara konsisten sehingga pekerja tetap sehat dan produktif,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan tim Dokter Muda, yaitu dr. Dinda Ananto Prameswari, S.Ked; dr. Tamadar Hilmi, S.Ked; dr. Clara Arta Uli Rahel, S.Ked; dr. Syalwa Meutia, S.Ked; dr. Rizqi Hidayat, S.Ked; dr. Tsurayya Fathma Zahra, S.Ked; dan dr. Diva Shaffa Aisyah, S.Ked.
Melalui kegiatan ini, PTPN I Regional VII Kebun Way Berulu menegaskan komitmennya dalam mendukung program promotif dan preventif kesehatan guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan berkelanjutan.(*)



