WAY BERULU — Bagian Teknik PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu melaksanakan Apel dan Doa Pagi di Kantor Teknik pada pukul 07.30 WIB sampai selesai, dipimpin oleh Into Indrady. Kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat semangat, kedisiplinan, tanggung jawab, K3, serta kesadaran bahwa setiap pekerjaan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Dalam arahannya, Into Indrady mengajak seluruh pekerja untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati, tidak bekerja sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
Amanah dalam Bekerja
Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 58:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya…”
Ayat ini memberikan landasan bahwa amanah harus ditunaikan dengan benar. Dalam konteks pekerjaan, amanah dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, kepatuhan terhadap SOP, menjaga fasilitas perusahaan, serta menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.
Into Indrady juga menyampaikan pesan yang bersifat reflektif kepada seluruh pekerja:
“Sesulit apa pun tempat kerja yang kita jalani, tetap kita syukuri dan jalankan dengan sebaik-baiknya. Banyak orang yang berminat menggantikan posisi kita. Karena itu, jangan menyia-nyiakan amanah dan kesempatan yang telah diberikan.”
Pesan tersebut bukan sekadar bentuk motivasi, tetapi mengingatkan bahwa setiap posisi pekerjaan memiliki nilai dan tanggung jawab. Ketika seseorang memperoleh kepercayaan untuk menduduki suatu posisi, maka kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kinerja, loyalitas, dan profesionalisme.
Hadis tentang Tanggung Jawab
Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut relevan dengan kehidupan kerja. Setiap orang memiliki tanggung jawab sesuai tugas dan kewenangannya. Tidak hanya pimpinan, tetapi seluruh pekerja memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
Kajian Ilmiah: Makna Bekerja Sepenuh Hati
Secara ilmiah, sikap bertanggung jawab dan keterlibatan positif dalam pekerjaan berkaitan dengan konsep employee engagement, yaitu kondisi ketika pekerja memiliki keterikatan, energi, dan kesungguhan dalam menjalankan pekerjaannya.
Pekerja yang memahami tujuan pekerjaannya cenderung lebih mampu menjaga kualitas, produktivitas, keselamatan, dan kerja sama tim. Sebaliknya, sikap bekerja tanpa kepedulian dapat meningkatkan risiko kesalahan, pekerjaan ulang, pemborosan waktu, bahkan potensi kecelakaan kerja.
Karena itu, bekerja sepenuh hati bukan berarti bekerja tanpa batas atau mengabaikan kesehatan. Bekerja sepenuh hati berarti melaksanakan pekerjaan secara sungguh-sungguh, sesuai kompetensi, SOP, standar K3, dan target yang telah ditetapkan.
Dalam lingkungan Bagian Teknik, prinsip tersebut dapat diterapkan melalui:Utamakan K3 sebelum memulai pekerjaan.
Pahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ikuti SOP dan standar teknis.
Rawat mesin, peralatan, dan fasilitas perusahaan.
Segera laporkan kondisi abnormal atau potensi bahaya.
Jaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kerja.
Bangun komunikasi dan kekompakan antarbagian.
Evaluasi pekerjaan dan lakukan perbaikan berkelanjutan.
Menjadi Pribadi yang Bersyukur dan Profesional
Allah SWT juga berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu…”
Rasa syukur dalam bekerja bukan hanya melalui ucapan, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga pekerjaan, meningkatkan kemampuan, bekerja dengan jujur, serta memberikan manfaat bagi perusahaan dan sesama.
Apel dan Doa Pagi ditutup dengan suasana kebersamaan. Para pekerja tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan dengan menggunakan masker, sementara di meja tersedia kue dan minuman sebagai bagian dari suasana kekeluargaan.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa pekerjaan adalah amanah, jabatan adalah kepercayaan, dan kesempatan bekerja merupakan nikmat yang patut disyukuri.
“Bekerja dengan hati, menjalankan amanah, mengutamakan K3, meningkatkan kompetensi, dan memberikan hasil terbaik untuk perusahaan.”(*)



