Apel dan Doa Pagi Way Berulu Perkuat Tanggung Jawab, Disiplin, dan Kinerja Terukur

WAY BERULU — Semangat membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan terukur terus diperkuat di lingkungan PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Apel dan Doa Pagi yang dilaksanakan di Loading Ramp pada pukul 07.30 WIB, dipimpin oleh Maskep TNP Dion Fernanda.(08/09/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Teknik dan Pengolahan, serta para pekerja Teknik dan Pengolahan. Apel menjadi momentum untuk menyatukan pemahaman, memperkuat koordinasi, sekaligus memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Dalam arahannya, Dion Fernanda menegaskan bahwa setiap bagian memiliki peran dan tanggung jawab yang sama besar dalam mendukung keberhasilan operasional perusahaan. Setiap pekerjaan harus dikelola dengan baik, memiliki target yang jelas, serta dapat dipantau dan dievaluasi.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kehadiran dan kedisiplinan anak buah. Kehadiran pekerja, pembagian tugas, serta fokus dalam melaksanakan pekerjaan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama secara berjenjang, mulai dari mandor, Mabes, hingga Asisten.

Mandor diharapkan mengetahui kondisi anak buahnya setiap hari, baik dari sisi kehadiran maupun pelaksanaan pekerjaan. Setiap pekerja harus diarahkan untuk bekerja fokus sesuai tugas dan tanggung jawabnya, sehingga waktu kerja dapat dimanfaatkan secara optimal dan target pekerjaan dapat tercapai.

“Mandor harus mengetahui anak buahnya, siapa yang hadir, apa pekerjaannya, dan bagaimana pelaksanaannya. Pekerjaan harus fokus dan menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan target tercapai,” tegas Dion Fernanda.

Dalam pelaksanaannya, mandor memiliki tanggung jawab mengelola lingkungan kerja masing-masing, mencatat pekerjaan, memantau kehadiran dan aktivitas pekerja, serta menyampaikan laporan secara tertib. Selanjutnya, Mabes dan Asisten melakukan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana, standar, dan target yang telah ditetapkan.

Selain itu, apel di masing-masing bagian secara bergantian setiap hari diarahkan tidak sekadar menjadi kegiatan rutin. Apel harus menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kompetensi anak buah, melalui penyampaian pengetahuan, evaluasi pekerjaan, penguatan disiplin, keselamatan kerja, dan pemahaman terhadap prosedur operasional.

Setiap kegiatan pembinaan tersebut harus dicatat dan dibuatkan notulen, sehingga materi yang disampaikan, kehadiran pekerja, hasil evaluasi, serta tindak lanjut dapat terdokumentasi dengan baik.

Ditekankan pula bahwa semua kegiatan harus terukur dengan jelas. Setiap pekerjaan harus memiliki target, penanggung jawab, waktu pelaksanaan, hasil, dokumentasi, dan laporan. Dengan sistem tersebut, setiap bagian dapat mengetahui capaian pekerjaannya sekaligus melakukan perbaikan apabila ditemukan kendala.

Melalui Apel dan Doa Pagi ini, Way Berulu terus membangun budaya kerja yang hadir dengan disiplin, bekerja dengan fokus, bertanggung jawab terhadap tugas, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan pekerjaan berdasarkan data dan ukuran yang jelas.

Sinergi antara pekerja, mandor, Mabes, dan Asisten menjadi kunci agar setiap pekerjaan tidak hanya terlaksana, tetapi juga dapat dipantau, dicatat, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan demi mendukung kinerja perusahaan yang semakin baik.(indra)