Apel dan Doa Minggu Pagi, Menumbuhkan Rasa Syukur dan Kebersamaan di Lingkungan Kerja

Way Berulu — Suasana sejuk dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Apel dan Doa Minggu Pagi yang dilaksanakan di Kantor Teknik Kebun Way Berulu, Minggu pagi, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Into Indrady, ST., MM. selaku pimpinan apel, dengan Rudi Haryanto sebagai pemateri. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum untuk mengawali aktivitas dengan hati yang bersyukur dan pikiran yang positif.

Dalam penyampaiannya, Into Indrady mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT, termasuk kesempatan untuk bekerja, berkarya, dan memberikan manfaat bagi perusahaan serta keluarga.

“Pengalaman kerja Rudi haryanto saya pernah bekerja mulai dari bagian produksi, pengolahan SIR, pengolahan RSS, dan saat ini dipercaya di bidang Teknik. Setiap tempat dan setiap tugas memberikan pengalaman dan pembelajaran. Semua itu patut kita syukuri,” ungkapnya.

Menurutnya, perjalanan dalam bekerja merupakan proses untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Setiap pekerjaan memiliki tanggung jawab masing-masing yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan.

Dalam kajian agamanya, Into Indrady juga mengingatkan agar seluruh pekerja bekerja sesuai SOP dan mengikuti arahan pimpinan. SOP bukan hanya menjadi aturan dalam pekerjaan, tetapi juga menjadi pedoman agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman, tertib, efektif, dan menghasilkan kualitas yang baik.

Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk terus belajar dan memahami tanggung jawab sesuai tugas masing-masing, serta tidak segan untuk saling mengingatkan apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki.

“Kita harus saling mengingatkan dan membangun koordinasi yang baik. Kalau koordinasi baik, insyaallah hasil pekerjaan juga akan baik. Kita bekerja bukan sendiri-sendiri, tetapi sebagai sebuah tim,” pesannya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa di balik setiap pekerja terdapat keluarga yang menjadi sumber semangat dalam menjalankan pekerjaan.

“Kita bekerja sebagai tim. Ingat, ada anak dan istri kita yang menunggu di rumah. Karena itu, mari kita bekerja dengan baik, bekerja dengan aman, saling menjaga, dan pulang kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa bekerja bukan semata-mata tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang menjaga amanah, keselamatan, kebersamaan, dan masa depan keluarga.

Apel dan doa Minggu pagi kemudian menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menanamkan nilai bahwa rasa syukur, disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama merupakan bagian penting dalam mencapai hasil kerja yang baik.(indra).