Perkuat Produktivitas dan Mutu Produksi, PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu Dorong Kesiapan Mesin, Disiplin Kerja, dan Kewaspadaan Karhutla

WAY BERULU, 27 Oktober 2026 — PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu terus memperkuat komitmen peningkatan produktivitas, pengendalian mutu, dan kesiapan operasional melalui kegiatan apel dan doa pagi yang dilaksanakan di Loading Ramp TNP, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan arahan Manajer Kebun Way Berulu, Yuraidil Syafitra, S.P., yang menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran, mulai dari Masinis Kepala (Maskep) TNP, Asisten Teknik dan Pengolahan, mabes, mandor, kerani, hingga pekerja, dalam mendukung pencapaian target perusahaan.

Dalam arahannya, Manajer menyampaikan bahwa kuantitas produksi masih perlu ditingkatkan. Kondisi musim kemarau yang berkepanjangan dan pengaruh fenomena El Niño menjadi salah satu tantangan yang perlu diantisipasi bersama. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan semakin disiplin, meningkatkan koordinasi, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

Kesiapan Mesin Menjadi Kunci Kelancaran Produksi

Selain peningkatan kinerja sumber daya manusia, kesiapan mesin dan peralatan pabrik menjadi perhatian penting dalam mendukung kelancaran produksi karet jenis SIR 3L dan RSS.

Bagian Teknik bersama Bagian Pengolahan diharapkan memastikan seluruh fasilitas produksi berada dalam kondisi siap operasi melalui pelaksanaan pemeliharaan maintenance secara rutin, terencana, dan berkelanjutan.

Pemeriksaan berkala, penanganan dini terhadap potensi kerusakan, serta ketersediaan suku cadang yang diperlukan menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan operasional. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan waktu henti mesin (downtime), meningkatkan keandalan peralatan, dan menjaga kesinambungan proses produksi.

Manajer juga menekankan pentingnya evaluasi waktu proses pengasapan di kamar asap. Proses yang saat ini membutuhkan sekitar empat hari perlu dikaji dari sisi pengaturan waktu operasional dan kegiatan sortir, dengan tetap mempertahankan standar pengolahan serta mutu produk.

Mutu SIR 3L dan RSS Menunjukkan Kemajuan

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa capaian mutu produk SIR 3L dan RSS telah mencapai 100% sesuai indikator yang dilaporkan. Capaian ini menjadi perkembangan positif yang perlu dipertahankan melalui pengawasan kualitas, penerapan standar operasional prosedur (SOP), dan konsistensi pelaksanaan proses produksi.

Peningkatan kuantitas harus berjalan seiring dengan pemeliharaan mutu. Dengan dukungan pekerja yang kompeten, mesin yang andal, serta koordinasi yang baik antarbagi­an, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasional dan mencapai target secara berkelanjutan.

Perkuat Kesiapsiagaan Menghadapi Karhutla

Menghadapi musim kemarau, Manajer juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tim Karhutla diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan pemadam, sumber air, dan sarana pendukung lainnya. Patroli serta pemantauan wilayah rawan kebakaran perlu dilaksanakan secara berkala, disertai koordinasi dan pelaporan cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Upaya pencegahan menjadi tanggung jawab bersama demi melindungi aset perusahaan, lingkungan perkebunan, dan keselamatan seluruh pekerja.

Salat Istisqa sebagai Ikhtiar Spiritual

Sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi musim kemarau, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) diminta mengoordinasikan dan menjadwalkan pelaksanaan salat Istisqa sebagai doa bersama untuk memohon turunnya hujan.

Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat keimanan, kebersamaan, dan kepedulian seluruh keluarga besar perusahaan dalam menghadapi tantangan yang ada.

Apresiasi untuk Pekerja Pabrik RSS

Kegiatan apel dan doa pagi juga diisi dengan pemberian cendera mata kepada Saudara Sutito, pekerja ST. Giling Pabrik RSS PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu.

Pemberian cendera mata tersebut menjadi bentuk apresiasi dan perhatian terhadap kontribusi pekerja dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan. Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya membangun lingkungan kerja yang harmonis, saling menghargai, dan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan.

Apresiasi terhadap pekerja diharapkan dapat memperkuat motivasi, tanggung jawab, dan dedikasi seluruh karyawan dalam menjalankan tugas serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

Sinergi untuk Kinerja Berkelanjutan

Melalui apel dan doa pagi ini, seluruh jajaran PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam meningkatkan produktivitas, menjaga mutu, memastikan kesiapan mesin, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap Karhutla.

Dengan mengedepankan disiplin, pemeliharaan peralatan secara konsisten, efisiensi proses, serta kepedulian terhadap sesama pekerja dan lingkungan, perusahaan diharapkan mampu menghadapi tantangan operasional dengan lebih baik.

Semangat kebersamaan dan tanggung jawab menjadi landasan penting untuk mewujudkan operasional yang andal, produktif, aman, dan berkelanjutan.(indra)