Sosialisasi Maintenance, Upaya Menjaga Kelancaran Produksi dan Keandalan Mesin Pabrik

Way Berulu, Rabu 26 Agustus 2026 — Sosialisasi mengenai Maintenance atau perawatan mesin pabrik pengolahan karet dilaksanakan di Kantor Teknik PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu, mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai. Kegiatan disampaikan oleh Into Indrady sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pekerja terhadap pentingnya perawatan mesin secara terencana dan berkelanjutan.

Dalam sosialisasi disampaikan bahwa maintenance merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi, keandalan peralatan, keselamatan kerja, serta mencegah kerusakan mesin yang dapat mengakibatkan terhentinya operasional pabrik.

Adapun jenis perawatan utama yang disampaikan meliputi:

1. Preventive Maintenance (Perawatan Pencegahan)
Preventive maintenance merupakan kegiatan perawatan yang dilakukan secara rutin dan terjadwal sebelum terjadi kerusakan. Kegiatannya antara lain pengecekan kondisi mesin, pembersihan, pelumasan, pemeriksaan komponen, serta pemantauan kondisi peralatan. Tujuannya untuk mendeteksi potensi gangguan lebih awal sehingga kerusakan dapat dicegah.

2. Corrective/Breakdown Maintenance (Perawatan Perbaikan)
Corrective atau breakdown maintenance dilakukan ketika mesin mengalami gangguan, kerusakan, atau berhenti beroperasi. Tindakan dapat berupa perbaikan maupun penggantian komponen yang rusak agar mesin dapat kembali beroperasi dengan aman dan optimal.

Melalui sosialisasi ini, seluruh pekerja diharapkan semakin memahami bahwa maintenance bukan hanya pekerjaan ketika mesin rusak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kondisi peralatan tetap prima.

Into Indrady menekankan pentingnya pelaksanaan perawatan sesuai SOP perusahaan, disiplin melakukan pemeriksaan, serta segera melaporkan setiap indikasi abnormal pada mesin. Dengan penerapan maintenance yang konsisten, diharapkan downtime dapat ditekan, umur mesin menjadi lebih panjang, biaya perbaikan dapat dikendalikan, dan target produksi dapat tercapai secara optimal.

“Mesin yang dirawat dengan baik akan mendukung produksi yang lancar, aman, dan berkelanjutan. Karena itu, maintenance harus menjadi budaya kerja seluruh insan pabrik.”(*)

Berita Terbaru