Apresiasi yang Menguatkan, Way Berulu Tumbuhkan Semangat Kerja dan Kebersamaan

WAY BERULU — Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan tulus, disiplin, dan penuh tanggung jawab memiliki nilai yang layak dihargai. Semangat tersebut menjadi bagian dari pesan yang mengemuka dalam Apel dan Doa Pagi di lingkungan PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 WIB di depan Kantor Teknik tersebut dipimpin oleh Into Indrady. Apel menjadi ruang untuk memperkuat kedisiplinan, menyatukan langkah, serta membangun kesiapan seluruh pekerja sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Suasana semakin bermakna ketika kegiatan dilanjutkan dengan doa pagi. Doa menjadi pengingat bahwa bekerja bukan semata-mata tentang menyelesaikan pekerjaan dan mencapai target, tetapi juga tentang menjaga amanah, kejujuran, kepedulian, dan memberikan manfaat bagi sesama.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pentingnya membangun budaya apresiasi di tempat kerja. Pemberian reward merupakan salah satu bentuk penghargaan atas kinerja, dedikasi, pencapaian, dan kontribusi positif pekerja dalam mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.

Sebagai wujud apresiasi, tiga pekerja Teknik, yakni Firman, Sutoyo, dan Dedi Aswandi, menerima reward atas kontribusi dan kinerja positif yang telah diberikan.

Penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi atas hasil pekerjaan, tetapi juga menjadi pesan bahwa setiap kontribusi memiliki arti. Ketika kerja keras mendapatkan penghargaan, semangat untuk berbuat lebih baik akan tumbuh dan memberikan energi positif bagi lingkungan kerja.

Reward juga tidak selalu harus berbentuk materi. Pengakuan atas prestasi, kesempatan meningkatkan kompetensi, pengembangan karier, hingga kepercayaan untuk menjalankan tanggung jawab yang lebih besar merupakan bagian dari apresiasi yang dapat memberikan makna bagi seorang pekerja.

Karena itu, penerapan sistem penghargaan perlu dilakukan secara objektif, transparan, terukur, dan berdasarkan kinerja. Dengan demikian, penghargaan dapat menjadi bagian dari budaya kerja yang sehat serta mendorong setiap pekerja untuk terus meningkatkan kualitas diri dan hasil pekerjaannya.

Lebih jauh, budaya apresiasi memiliki manfaat yang luas. Selain meningkatkan motivasi, penghargaan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan loyalitas, menjaga semangat kebersamaan, serta menciptakan kompetisi yang sehat. Setiap pekerja didorong untuk berprestasi bukan dengan saling menjatuhkan, melainkan dengan saling menguatkan dan memberikan teladan.

Into Indrady menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya dibangun oleh sistem dan fasilitas, tetapi juga oleh manusia yang bekerja dengan hati, kompetensi, dan tanggung jawab.

Apresiasi menjadi salah satu cara untuk merawat semangat tersebut. Sebab, di balik setiap pekerjaan yang selesai dengan baik, terdapat waktu, tenaga, pikiran, dan ketulusan pekerja yang patut dihargai.

Melalui Apel dan Doa Pagi, Way Berulu terus berupaya membangun lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga menjunjung nilai spiritual, kebersamaan, integritas, dan saling menghargai.

Penghargaan kepada Firman, Sutoyo, dan Dedi Aswandi diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pekerja untuk terus memberikan yang terbaik. Bukan hanya demi sebuah penghargaan, tetapi karena setiap pekerjaan yang dilakukan dengan baik adalah bagian dari amanah, pengabdian, dan kontribusi bagi kemajuan perusahaan.

Dengan semangat bekerja bersama, saling menghargai, dan saling menguatkan, Way Berulu diharapkan terus tumbuh menjadi lingkungan kerja yang produktif, harmonis, profesional, dan penuh keberkahan.(indra)