WAY BERULU — PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas, disiplin, profesional, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Apel dan Doa Pagi yang dipimpin Into Indrady, ST., MM., di depan Kantor Teknik Kebun Way Berulu, Jumat (9/10/2026).
Dalam arahannya, Into Indrady mengajak seluruh pekerja untuk menjadikan budaya kerja bukan sekadar program perusahaan, tetapi sebagai kebiasaan dan perilaku nyata dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Penguatan budaya tersebut sejalan dengan pelaksanaan Evaluasi Culture Mandatory Program dan Agro Culture Monitoring System (ACMS) di lingkungan PTPN Group.
Menurutnya, evaluasi budaya menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana program budaya perusahaan telah memberikan dampak terhadap perilaku, kedisiplinan, efektivitas kerja, dan produktivitas karyawan. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan berpartisipasi secara aktif dan memberikan evaluasi secara objektif.
FFotoooo“Budaya kerja yang baik tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari. Disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi kebiasaan kita dalam bekerja,” ujar Into Indrady.
Selain penguatan budaya kerja, apel juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya penerapan Good Corporate Governance (GCG). Lima prinsip utama GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran, harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.
Penerapan GCG di tingkat unit kerja dapat diwujudkan melalui keterbukaan dalam penyampaian informasi, ketepatan dan kejujuran dalam pencatatan serta pelaporan, pelaksanaan pekerjaan sesuai SOP, penggunaan aset dan sumber daya perusahaan secara bertanggung jawab, serta menghindari benturan kepentingan, gratifikasi, maupun tindakan yang dapat merugikan perusahaan.
Into Indrady juga menekankan bahwa integritas harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur, menggunakan fasilitas perusahaan secara bertanggung jawab, menjaga kualitas hasil kerja, serta berani menyampaikan apabila terdapat potensi penyimpangan.
Penguatan budaya dan GCG tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang semakin profesional sekaligus mendukung pencapaian target operasional Kebun Way Berulu.
Budaya, Integritas dan Produktivitas
Kegiatan apel pagi tidak hanya menjadi sarana penyampaian arahan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesamaan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh pekerja.
Dengan budaya kerja yang kuat dan tata kelola yang baik, setiap individu diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik melalui disiplin, kompetensi, kepatuhan SOP, efisiensi, keselamatan kerja, serta tanggung jawab terhadap perusahaan.
“Mari kita jadikan budaya kerja dan GCG sebagai bagian dari karakter kita. Bekerja dengan benar, bekerja dengan disiplin, dan bekerja dengan integritas, karena produktivitas yang berkelanjutan harus dibangun dari proses kerja yang benar,” pungkas Into Indrady.(*).



