Region Head PTPN I (Persero) Regional 7 Iyan Heryanto Kunjungi Kebun Way Berulu, Dorong Optimalisasi Produksi, Mutu, dan Kesiapsiagaan Karhutla

PESAWARAN– Selasa 27 Oktober 2026 Region Head PTPN I (Persero) Regional 7, Iyan Heryanto, bersama Kepala Bagian Tanaman, Teknik, dan Pengolahan, Gunawan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kebun Way Berulu. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Manajer Kebun Way Berulu, Yuraidil Syafitra, bersama jajaran karyawan pimpinan (Karpim).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan operasional, serta mendorong optimalisasi potensi kebun dan pabrik. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari optimalisasi bibit kakao, peningkatan produksi lateks, penjagaan mutu karet lembaran (RSS) dan karet spesifikasi teknis (SIR), kesiapan operasional pabrik, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Optimalisasi Bibit Kakao untuk Mendukung Program Pemerintah Kabupaten Pesawaran

Salah satu perhatian dalam kunjungan tersebut adalah optimalisasi potensi bibit kakao yang tersedia di Kebun Way Berulu. Pengembangan dan pemanfaatan bibit kakao diharapkan dapat membuka peluang dukungan terhadap program pengembangan komoditas perkebunan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

Upaya tersebut memerlukan pengelolaan pembibitan yang terencana, pemeliharaan yang baik, serta koordinasi dengan pihak terkait agar potensi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sektor perkebunan, mendorong pengembangan komoditas kakao, serta membuka peluang peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.

Mendorong Peningkatan Produksi Lateks di Tengah Tantangan Cuaca

Peningkatan produksi lateks menjadi salah satu perhatian penting dalam menjaga kinerja Kebun Way Berulu sebagai unit usaha perkebunan karet. Kondisi cuaca kering dan terbatasnya curah hujan menjadi tantangan tersendiri karena dapat memengaruhi kondisi tanaman serta aktivitas penyadapan.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, diperlukan langkah teknis dan manajerial yang terukur, mulai dari pemeliharaan tanaman, evaluasi pelaksanaan penyadapan, pengawasan mutu bahan olah, hingga optimalisasi kegiatan operasional dengan tetap memperhatikan kondisi fisiologis tanaman dan ketentuan teknis yang berlaku.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, seluruh jajaran juga terus menumbuhkan semangat ikhtiar, kebersamaan, dan doa. Keluarga besar Kebun Way Berulu berharap kepada Allah SWT agar kondisi cuaca segera membaik, fenomena El Niño ekstrem yang populer disebut El Niño Godzilla segera berlalu, dan hujan segera turun sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi.

Harapan tersebut menjadi penguat semangat bagi seluruh pekerja untuk terus berusaha, menjaga amanah, dan melaksanakan tugas dengan disiplin. Doa dan tawakal berjalan seiring dengan upaya nyata di lapangan demi menjaga keberlanjutan tanaman serta meningkatkan potensi produksi lateks.

Waspada Karhutla, Tim Harus Selalu Siap Siaga

Seiring dengan kondisi cuaca kering, kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian penting. Seluruh tim penanggulangan karhutla Kebun Way Berulu diharapkan senantiasa waspada dan siap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran di area perkebunan.

Patroli rutin harus dilaksanakan secara konsisten, terutama di kawasan rawan kebakaran dan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pemantauan lapangan perlu dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin keberadaan asap atau titik api sehingga penanganan dapat segera dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.

Kesiapan personel, peralatan pemadam, sarana komunikasi, sumber air, dan kendaraan pendukung juga perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan seluruh sarana berfungsi dengan baik apabila dibutuhkan dalam keadaan darurat.

Selain kesiapan tim, seluruh pekerja diingatkan agar tidak melakukan pembakaran sembarangan dan turut menjaga lingkungan kerja. Koordinasi antarbagian serta pelaporan secara cepat terhadap indikasi kebakaran menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla.

Langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi tanaman, aset perusahaan, lingkungan, serta keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.

Menjaga Mutu Produksi RSS dan SIR

Dalam rangkaian kunjungan, Region Head PTPN I (Persero) Regional 7, Iyan Heryanto, bersama rombongan juga meninjau gudang penyimpanan hasil produksi Ribbed Smoked Sheet  (RSS) dan Standard Indonesian Rubber (SIR).

Peninjauan ini menjadi bagian dari perhatian manajemen terhadap konsistensi mutu produk, penataan hasil produksi, kebersihan gudang, serta penerapan standar penyimpanan yang baik.

Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu, setiap tahapan penanganan hasil produksi harus dilaksanakan secara cermat, mulai dari proses pengolahan, pemeriksaan mutu, penyimpanan, hingga kesiapan produk untuk didistribusikan.

Pengawasan yang konsisten dan evaluasi berkelanjutan diharapkan dapat membantu menjaga kualitas RSS dan SIR agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan.

Optimalisasi Pabrik dan Pemeliharaan Mesin Secara Berkelanjutan

Rombongan juga meninjau area pabrik untuk melihat kondisi operasional, kesiapan fasilitas, pemeliharaan mesin, serta kebersihan lingkungan kerja.

Optimalisasi pabrik membutuhkan dukungan mesin dan peralatan yang andal, pemeliharaan berkala, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur kerja, serta pengawasan yang konsisten. Kesiapan operasional pabrik RSS dan SIR perlu terus dijaga melalui kegiatan pemeliharaan (maintenance) yang terencana guna meminimalkan risiko gangguan dan mendukung kelancaran proses produksi.

Selain aspek teknis, kebersihan area pabrik menjadi perhatian penting. Lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan terawat mendukung penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), meningkatkan kenyamanan pekerja, serta membantu menjaga efektivitas kegiatan operasional.

Melalui pengawasan dan pemeliharaan yang berkesinambungan, diharapkan pabrik mampu beroperasi secara optimal dengan tetap mengutamakan mutu, efisiensi, keselamatan, dan produktivitas.

Yuraidil Syafitra Tegaskan Komitmen Menindaklanjuti Arahan dan Mengevaluasi Progres Pekerjaan

Manajer Kebun Way Berulu, Yuraidil Syafitra, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Region Head PTPN I (Persero) Regional 7, Iyan Heryanto, melalui langkah kerja yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Setiap arahan akan menjadi perhatian manajemen Kebun Way Berulu untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prioritas dan kebutuhan operasional. Evaluasi terhadap perkembangan setiap pekerjaan akan dilakukan secara berkala guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

Koordinasi antarbagian juga akan terus diperkuat, terutama dalam upaya meningkatkan produksi lateks, mengoptimalkan pemanfaatan bibit kakao, menjaga mutu RSS dan SIR, memastikan kesiapan mesin dan peralatan pabrik, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Yuraidil menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan program kerja membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sinergi seluruh jajaran. Melalui pemantauan dan evaluasi yang konsisten, setiap pekerjaan diharapkan dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan hasil nyata bagi peningkatan kinerja Kebun Way Berulu.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa arahan manajemen tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi ditindaklanjuti melalui pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, dan perbaikan secara berkesinambungan.

Perkuat Sinergi untuk Kinerja dan Keberlanjutan Perusahaan

Kunjungan Region Head PTPN I (Persero) Regional 7, Iyan Heryanto, bersama Kepala Bagian Tanaman, Teknik, dan Pengolahan, Gunawan, menjadi momentum untuk memperkuat keselarasan langkah antara manajemen regional dan jajaran Kebun Way Berulu.

Berbagai aspek yang menjadi perhatian menunjukkan pentingnya keterpaduan pengelolaan tanaman, kesiapan teknis, pengolahan hasil, pengendalian mutu, perlindungan lingkungan, serta evaluasi perkembangan pekerjaan. Seluruh bagian memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan kegiatan usaha dan pencapaian target perusahaan.

Melalui semangat kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab, seluruh jajaran Kebun Way Berulu diharapkan terus meningkatkan kinerja, menjaga aset perusahaan, memperkuat budaya keselamatan, serta mengoptimalkan setiap potensi yang tersedia.

Dengan sinergi yang kuat, evaluasi pekerjaan yang berkelanjutan, mutu yang terjaga, upaya peningkatan produksi, dan kesiapsiagaan terhadap risiko lingkungan, Kebun Way Berulu berkomitmen mendukung kinerja PTPN I (Persero) Regional 7 secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat sekitar. (indra)