Apel dan Doa Pagi PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu: Perkuat Doa, Disiplin, Efisiensi dan Produktivitas

Way Berulu, 2 Oktober 2026 — PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu melaksanakan Apel dan Doa Pagi yang dimulai pukul 07.20 WIB sampai dengan selesai, dipimpin oleh Into Indrady, ST., MM. Kegiatan diikuti para pekerja dan jajaran terkait di lingkungan pabrik.

Apel dan doa pagi menjadi momentum untuk memperkuat doa, disiplin, kebersamaan, efisiensi, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat meningkatkan produktivitas dan mutu hasil produksi.

Saling Mengingatkan dan Melengkapi dalam Kebaikan

Dalam arahannya, Into Indrady, ST., MM. mengajak seluruh pekerja untuk saling mengingatkan dan saling melengkapi dalam berbuat baik. Setiap pekerja diharapkan memiliki kepedulian terhadap tugas masing-masing maupun pekerjaan rekan kerja.

“Mari kita saling mengingatkan dan melengkapi dalam berbuat baik. Perbanyak istighfar, berdoa dan terus berikhtiar. Semoga produksi lateks meningkat dan dapat diolah dengan mutu yang terbaik. Kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita sendiri.”

Doa dan ikhtiar tersebut harus diwujudkan melalui pekerjaan yang sungguh-sungguh, disiplin, bertanggung jawab, serta senantiasa menjaga amanah perusahaan.

Perbanyak Istighfar, Tingkatkan Ikhtiar dan Produksi

Seluruh pekerja diajak memperbanyak istighfar dan doa kepada Allah SWT, sekaligus meningkatkan usaha nyata dalam menjalankan pekerjaan. Harapannya, produksi lateks dapat meningkat, proses pengolahan berjalan optimal, dan produk yang dihasilkan memiliki mutu terbaik.

Peningkatan kuantitas produksi harus berjalan seiring dengan pengendalian kualitas, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga produk jadi.

Maintenance Sesuai Pedoman Teknis

Perawatan mesin dan peralatan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional. Setiap kegiatan maintenance agar dilaksanakan sesuai pedoman teknis, SOP, standar keselamatan kerja, dan ketentuan perusahaan.

Perawatan yang baik diharapkan mampu mencegah kerusakan, meningkatkan keandalan peralatan, mengurangi downtime, dan mendukung pencapaian target produksi.

Hemat Air dan Listrik

Seluruh pekerja juga diingatkan untuk membangun budaya efisiensi energi dan sumber daya.

Hal sederhana harus dibiasakan, seperti mematikan lampu apabila ruangan sudah cukup terang, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta memastikan penggunaan air dihentikan apabila sudah tidak diperlukan.

Efisiensi tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian biaya dan peningkatan produktivitas perusahaan.

Jaga Kebersihan Lingkungan Kerja

Kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh pekerja diharapkan menjaga area kerja, pabrik, kantor, fasilitas produksi, dan lingkungan sekitar agar tetap bersih, rapi, aman, dan nyaman.

Lingkungan kerja yang bersih dan tertata juga mendukung terciptanya proses kerja yang aman dan produktif.

Monitoring Produksi Mengacu RKAP

Dalam pengendalian kinerja, setiap bagian diminta melakukan monitoring produksi berdasarkan RKAP, dengan membandingkan target dan realisasi secara bulanan maupun tahunan.

Apabila terdapat deviasi antara target dan realisasi, perlu segera dilakukan evaluasi untuk mengetahui penyebabnya dan menetapkan langkah perbaikan secara tepat.

Peringatan Hari Batik Nasional

Kegiatan Apel dan Doa Pagi juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2026. Para pekerja mengenakan batik sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya Indonesia.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan, persatuan, dan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia, di tengah aktivitas operasional perusahaan.

Doa, Ikhtiar, dan Kebaikan untuk Kemajuan Bersama

Melalui kegiatan ini, seluruh insan PTPN I (Persero) Regional 7 Kebun Way Berulu diharapkan terus membangun budaya kerja yang mengedepankan doa, ikhtiar, disiplin, saling mengingatkan, saling melengkapi, efisiensi, kebersihan, maintenance, pengendalian produksi, serta peningkatan mutu.

“Bekerjalah dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Saling mengingatkan dalam kebaikan, saling membantu dalam pekerjaan, menjaga mutu dan peralatan, serta menggunakan sumber daya secara hemat. Semoga produksi lateks meningkat, mutu semakin baik, pendapatan perusahaan bertambah, dan seluruh ikhtiar kita mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin.”(indra).